Gubernur BOK Khawatirkan Ketidakpastian Ekonomi Global

Kepala bank sentral Korea Selatan pada hari Rabu mengutip peningkatan tajam akan ketidakpastian eksternal dan inflasi domestik yang sangat rendah sebagai tugas utama yang perlu ditangani oleh lembaganya.

“Kita harus merespons dengan tepat karena ketidakpastian telah meningkat tajam dalam faktor-faktor eksternal seperti konflik perdagangan China-AS dan industri semi-konduktor,” kata Gubernur Bank of Korea Lee Ju-yeol dalam pidato yang sudah disiapkan.

Dia juga mengatakan dalam pidato untuk memperingati ulang tahun bank sentral ke-69 bahwa inflasi domestik jauh di bawah target bank, meskipun dia tidak membuat indikasi tentang arah kebijakan suku bunga di masa depan.

Pernyataan itu muncul ketika para investor meningkatkan posisi mereka bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga kebijakan dalam waktu dekat untuk mendukung ekonomi terbesar keempat Asia, yang telah terpukul oleh tekanan perdagangan global.

Bank Korea mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada 1,75% pada akhir Mei, tetapi pernyataannya menunjukkan para pembuat kebijakan khawatir tentang ketidakpastian yang tumbuh dan inflasi yang rendah.

Rapat kebijakan berikutnya pada 18 Juli.

Perubahan suku bunga terakhir bank sentral adalah kenaikan 25 basis poin pada bulan November tahun lalu, sementara penurunan suku bunga terakhir disampaikan pada bulan Juni 2016.

Related posts