Header Ads

Harga Toko Pengecer Inggris Naik Walau Di Bawah Ukuran Inflasi

Harga toko pengecer Inggris naik untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima tahun pada bulan Agustus tetapi lebih kecil dari ukuran inflasi yang lebih luas karena pengecer terus berjuang untuk memuaskan konsumen.

Harga toko pengecer naik tipis 0,1 persen dalam periode tahun ke tahun, mengakhiri penurunan harga 63 bulan, menurut data British Retail Consortium (BRC). Ini dikarenakan adanya dampak dari suhu panas dan kering pada musim panas terhadap harga makanan dan biaya minyak internasional yang lebih tinggi.

Indeks harga konsumen yang diikuti Inggris mencapai 2,5 persen pada bulan Juli. Tapi persaingan di antara supermarket dan tekanan dari pengecer online umumnya menekan harga di toko-toko.

Menurut kepala eksekutif BRC Helen Dickinson, toko pengecer mencoba untuk menjaga atau menahan kenaikan, namun tekanan inflasi akan tumbuh jika Inggris gagal untuk mengamankan kesepakatan kelancaran BREXIT dalam waktu tujuh bulan. Jika itu terjadi pengecer tidak akan mampu melindungi konsumen dari kenaikan harga.

Nilai pound telah jatuh sejak April karena kekhawatiran di kalangan investor tentang risiko no-deal Brexit yang dapat menyebabkan penundaan di perbatasan dan menghambat ekonomi yang lebih luas.

BRC mengatakan harga makanan cepat melaju hingga naik 1,9 persen pada Agustus sementara deflasi non-makanan turun menjadi 1,0 persen, penurunan terlemah sejak April 2013.

Bank of England bulan ini menaikkan suku bunga hanya untuk kedua kalinya sejak krisis keuangan global, mengingat penurunan tingkat pengangguran Inggris akan menciptakan tekanan inflasi, bahkan ketika ekonomi tumbuh hanya secara perlahan.

Related posts