HNA Group Menggandeng Cinda Asset Management Untuk Melepas Asetnya

Perusahaan konglomerat asal Cina, HNA Group mulai mengalihkan perhatiannya kepada perusahaan BUMN Cina, Cinda Asset Management Co, salah satu dari sekian banyak perusahaan pengelola hutang terbesar di negara tersebut, untuk bertindak sebagai penasihat mengenai pelepasan aset.

Wakil Presiden HNA Group Dennis Chen, yang juga merupakan keponakan dari pemilik HNA Chen Feng, telah bertemu dengan Presiden Cinda, Chen Xiaozhou untuk membahas kerjasama. Dalam hal ini belum jelas apa peranan Cinda yang bermarkas di Beijing ini terhadap praktek pembuangan aset milik HNA, namun dalam pertemuan tersebut Cinda mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan bantuan yang diperlukan oleh HNA.

Sejauh ini pihak HNA telah mearik banyak perhatian terkait transaksi senilai $50 milliar dalam beberapa tahun terakhir, termasuk yang menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar di Deutsche Bank. Saat ini HNA tengah dihadapkan dengan lonjakan hutang mereka serta tindakan keras dari pemerintah Cina terhadap perusahaan-perusahaan yang agresif, termasuk sejumlah konglomerat maskapai penerbangan hingga keuangan yang telah mendorong adanya sejumlah serangkaian penjualan aset termasuk aset real estate dan saham di kelompok pengusaha perhotelan.

Pekan lalu ketua HNA Group mengatakan bahwa HNA telah menjual hampir 300 milliar Yuan ($43 milliar) sejumlah asetnya di tahun ini dan berniat melakukan pelepasan asetnya lebih lanjut lagi. Saat ini pihak Cinda tengah terlibat dalam pembicaraan dengan pembeli potensial untuk Ingram Micro, perusahaan distributor komponen teknologi informatika asal AS yang telah dibeli oleh HNA senilai $6 milliar di tahun 2016 lalu.(WD)

Related posts