Header Ads

Huawei Berambisi Merajai Bisnis Smartphone Global

Produsen smartphone Cina, Huawei Technologies Co Ltd mengatakan bahwa mereka bisa menjadi vendor smartphone terlaris di dunia untuk tahun, meskipun kehilangan pangsa pasar AS serta adanya pengawasan global yang semakin intensif terhadap perusahaan tersebut.

Perkiraan ini sangat kontras dengan perusahaan saingan mereka seperti Samsung dan Apple Inc, yang keduanya memberikan gambaran lemahnya penjualan di pasar Cina, sebagai pasar smartphone terbesar namun mengalami perlambatan permintaan dalam beberapa waktu lalu serta laju perlambatan ekonominya yang berada di laju terendahnya dalam hampir tiga dekade terakhir.

Hal ini timbul setelah AS dan sekutunya membatasi akses pasar untuk produk Huawei, sembari menuduh bahwa produknya dapat digunakan oleh pihak Cina untuk kepentingan spionase, yang dibantah oleh pihak Huawei yang mengatakan bahwa tuduhan tersebut tidak mempunyai dasar apapun.

Richard Yu, kepala divisi konsumen Huawei, mengatakan pada konferensi pers produk-baru di Beijing, bahwa pelanggan mereka telah memiliki kepercayaan terhadap Huawei dan hanya orang-orang yang mempunyai kepentingan politis yang mencoba menimbulkan tekanan bagi mereka. Produsen peralatan telekomunikasi, dari mulai jaringan hingga handset, telah merilis laporan pendapatan bisnis konsumen mereka di tahun lalu yang mencatat laju kenaikan sebesar 50% menjadi lebih dari $52 milliar.

Huawei bertujuan untuk menjaga momentum dengan meluncurkan produk flip smartphone di bulan depan yang telah mengadopsi chipset 5G terbaru. Unit bisnis konsumen berkontribusi hingga 48% dari total pendapatan bisnis Huawei sebagai penyedia jaringan telekomunikasi untuk pertama kalinya.

Yu mengatakan Huawei akan meluncurkan ponsel lipat di perhelatan Mobile World Congress bulan depan. Selain itu Huawei juga akan memperkenalkan 5G base station chipset, yang dinamakan Tiangang. Kepala bisnis Carrier, Ryan Ding mengatakan bahwa Huawei telah memenangkan sebanyak 30 kontrak 5G, termasuk 18 diantara di kawasan Eropa, 9 di kawasan Timur Tengah serta 3 di wilayah Asia Pasifik.(WD)

Related posts