Header Ads

Impor Cina Ke AS Naik Di Tengah Kepanikan Investor

impor cinaDi tengah maraknya polemik yang beredar di seputar kebijakan tarif impor ke AS, Cina melaporkan adanya kenaikan ekspor ke AS, dalam denominasi Yuan, di bulan Juni yang naik 3.8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Akan tetapi secara prosentase, angka tersebut masih lebih rendah 23.8 poin dibandingkan tingkat pertumbuhan ekspor dari tahun sebelumnya. Bea Cukai Cina melaporkan bahwa untuk paruh pertama tahun ini, tingkat ekspor Cina ke AS naik sebesar 5.4% dari tahun sebelumnya yang hanya mencatat sebesar 19.3% pada periode 2017 lalu. Namun lembaga tersebut tidak mencantumkan nilai yang pasti untuk ekspor selama bulan Juni maupun di kurun waktu antara Januari hingga Juni. Bahkan mereka tidak mencantumkan laporan tingkat ekspor ke AS dalam denominasi Dollar. Seperti diketahui sebelumnya bahwa pihak Beijing dan Washington akan memberlakukan tarif impor satu sama lain pada 6 Juli mendatang. Kebijakan ini akan tetap terlaksana meskipun saat ini perselisihan perdagangan global semakin meningkat sehingga menghantui para investor, sekaligus juga mendorong nilai saham dan mata uang Yuan menjadi lebih rendah. Media pemerintah Cina menyebutkan bahwa aksi jual di pasar saham yang terjadi baru-baru ini merupakan reaksi berlebihan yang irasional dan untuk itu mereka menyerukan kepada para investor untuk tidak panik di tengah meningkatnya friksi perdagangan antara Beijing dan Washington. Seruan ini muncul pasca penurunan tajam bursa Shanghai Cina hingga ke level terendahnya dalam lebih dari dua tahun terakhir pada perdagangan kemarin, seiring trade wars di sektor industri bir yang mengancam negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Investor diliputi kegelisahan menjelang diberlakukannya kebijakan tarif impor antara Cina dan AS.

Related posts