Header Ads

Indeks Nikkei Ditutup Sedikit Lebih Tinggi Di Sesi Penutupan Asia

Indeks saham Nikkei Average ditutup sedikit lebih tinggi di sesi penutupan perdagangan Asia pada sore hari ini, terbantu oleh nilai tukar yen yang mengalami kejatuhan sebelum pasar memfokuskan diri pada penyampaian testimoni dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell di hadapan angoota Kongres AS.

Pada sesi penutupan perdagangan bursa saham Tokyo, indeks Nikkei ditutup naik 0.14%, setelah sebelumnya kehilangan lebih dari 200 poin di perdagangan awal pekan kemarin.

Pasar mengalami lonjakan sesaat setelah dibuka, didukung oleh pembelian kembali yang didukung oleh melemahnya Yen terhadap US Dollar, seiring surutnya harapan pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed yang lebih agresif, pasca rilisnya laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Akan tetapi baik indeks Nikkei maupun indeks Topix sempat terseret oleh lemahnya kinerja dari bursa saham Shanghai dan indeks berjangka di AS yang ditutup lebih rendah di perdagangan sesi AS sebelumnya.

Hiroaki Kuramochi, kepala analis pasar di Capital Partners Securities Co, mengatakan bahwa nilai indeks Dollar mencapai level tertinggi terhadap Yen, serta ditambah dengan kinerja bearish dari sejumlah saham AS seperti Apple yang turut membebani pasar saham Tokyo.

Di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap penyampaian testimoni dari Powell, pergerakan pasar akan tetap mendapat dukungan dari tajuk utama dengan investor yang tengah mencari petunjuk kebijakan suku bunga The Fed.

Sejumlah saham seperti produsen komponen elektronik yang mempunyai kaitan dengan Apple, Taiyo Yuden anjlok hingga 3.96%, sementara Murata Manufacturing mencatat penurunan 1.99% serta TDK yang jatuh hingga 1.51%. Selain itu produsen tekstil Toray juga memperpanjang penurunan beruntunnya dalam lima sesi perdagangan terakhirnya.

Sementara itu nilai saham dari raksasa teknologi Sony dan maskapai penerbangan ANA juga menjadi perusahaan yang mengalami penurunan yang cukup besar. Sedangkan sejumlah saham di sektor perminyakan seperti JXTG dan Idemitsu, berhasil menarik minat beli yang didukung oleh harga minyak mentah yang lebih tinggi di sesi perdagangan New York semalam.

Jaringan toko pakaian Fast Retailing dan investor teknologi SoftBank Group, juga mencatat hasil yang lebih positif di sesi perdagangan bursa saham Tokyo.(WD)

Related posts