Indeks Nikkei Memperpanjang Kenaikan Di Penutupan Sesi Asia

Indeks saham Nikkei Jepang memperpanjang kenaikan mereka di bursa saham Tokyo di sesi penutupan perdagangan hari ini, seiring dukungan dari saham-saham Cina yang menunjukkan kekuatannya serta kenaikan indeks Dow Jones di luar jam perdagangan AS.

Nikkei mencatat penutupan dengan kenaikan 0.12% lebih tinggi. Sementara itu indeks Topix justru ditutup dengan mencatat penurunan 0.26% setelah mencatat rebound di sesi perdagangan hari sebelumnya. pada awalnya pasar saham Tokyo mengalami penurunan menyusul imbas dari bursa Wall Street yang melemah di sesi perdagangan Selasa waktu AS, akibat ketidakpastian pembicaraan perdagangan antara AS dan Cina serta kekhawatiran risiko resesi di AS.

Ketidakpastian ini dipicu oleh adanya laporan berita yang menyebutkan bahwa pihak Washington dan Beijing tengah berjuang untuk menetapkan tanggal pertemuan yang direncanakan di bulan ini serta ditambah dengan data indeks manufaktur AS yang berjalan lebih lambat dari perkiraan di bulan Agustus lalu.

Saat memasuki sesi pertengahan perdagangannya di hari ini, indeks Nikkei berhasil rebound, didukung oleh kenaikan di bursa saham Shanghai dan bursa saham Hong Kong yang berubah positif pasca adanya pengumuman penarikan RUU ekstradisi dari pemerintah Cina serta kenaikan yang dibukukan oleh saham Fast Retailing sebagai salah satu komponen kunci di pergerakan indeks Nikkei.

Yutaka Miura, analis teknis senior di Mizuho Securities Co., mencatat bahwa kenaikan indeks Nikkei didukung oleh ekspektasi para investor bahwa pasar AS akan bangki tkembali di sesi perdagangan malam nanti. Sementara itu, Masahiro Ichikawa, ahli strategi senior di Sumitomo Mitsui DS Asset Management Co, mengatakan bahwa Nikkei berada di urutan teratas, seiring tidak adanya insentif baru yang akan memberikan dorongan terhadap investor untuk secara aktif melakukan pembelian saham.

Nilai saham dari jaringan toko pakaian Fast Retailing mencatat kenaikan 0.87%, mencerminkan adanya kenaikan penjualan di semua toko mereka hingga 9.9% di bulan Agustus lalu. Sementara perusahaan farmasi Kyowa Kirin mencatatkan lonjakan nilai saham mereka hingga 3.63%, yang merupakan kenaikan pertama kalinya dari tiga sesi perdagangan sebelumnya, setelah Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co menaikkan target harga saham mereka.(WD)

Related posts