Investasi Perusahaan Jepang Naik Ditengah Ketidakpastian Global

Investasi bisnis di Jepang naik pada periode Januari-Maret, melanjutkan laju pertumbuhan yang terlihat selama dua tahun terakhir meskipun adanya tanda-tanda momentum perlambatan pertumbuhan, seiring meningkatnya kekhawatiran tentang kekuatan aktivitas bisnis di tengah dampak risiko ekonomi global.

Data Departemen Keuangan (MOF) yang keluar pada hari Senin menunjukkan belanja modal tumbuh 6.1% pada Januari-Maret dari periode yang sama tahun lalu, dipimpin oleh bahan kimia, mesin produksi, dan penyewaan barang. Ini mengikuti kenaikan 5.7% pada kuartal sebelumnya.

Tidak termasuk perangkat lunak, pengeluaran modal naik 1.1% pada Januari-Maret dari kuartal sebelumnya berdasarkan penyesuaian musiman, naik untuk kuartal kedua secara berturut-turut. Tapi masih melambat dari kenaikan 3.9% pada kuartal sebelumnya.

Data ini akan digunakan untuk menghitung angka-angka produk domestik bruto yang direvisi pada 10 Juni.

Perkiraan awal bulan lalu menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh pada 2.1% tahunan di kuartal pertama karena impor turun lebih cepat dari ekspor, sementara belanja bisnis dan rumah tangga tergelincir sebagai tanda permintaan domestik yang lemah.

Revisi ke bawah dapat memicu spekulasi bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mungkin akan menunda kenaikan pajak penjualan untuk dua kali yang dijadwalkan dibulan Oktober, meskipun perdana menteri telah berulang kali bersumpah untuk terus maju dengan kenaikan kecuali adanya guncangan ekonomi yang besar.

Related posts