Header Ads

Investor Asing Meningkatkan Pembelian Saham Teknologi Cina

Para investor asing tengah terfokus untuk melakukan pembelian terhadap saham Cina di tahun ini, guna meningkatkan taruhan mereka di pasar saham Cina Daratan saat pemerintahan Beijing dan Washington tengah bersiap untuk menyelesaikan perang dagang jangka panjang mereka.

Hal ini telah mengubah kinerja dari saham-saham di sektor teknologi Cina. Sebelumnya sektor ini telah menghadapi tekanan jual di tahun lalu, namun saat ini berada di posisi tertinggi baru karena para investor luar negeri terus melakukan pembalian di pasar A-share Cina dalam 26 sesi perdagangan beruntun.

Semua ini tidak terlepas dari langkah-langkah yang diambil oleh Beijing guna membangun kemampuan teknologi mereka sendiri, termasuk meluncurkan Nasdaq-style STAR Market pada bulan Juli lalu, yang menjadi alasan tambahan untuk memikat para investor asing ke dalam sektor teknologi Cina.

Meskipun masih ada kekhawatiran yang berlarut-larut terhadap pengawasan dari pihak Washington serta masuknya raksasa telekomunikasi Cina, Huawei dan sejumlah perusahaan artificial intelegence terkemuka negara tersebut ke dalam daftar hitam perusahaan teknologi asal Cina oleh pemerintah AS.

Investor luar negeri telah menghabiskan lebih dari 190 milliar Yuan atau setara dengan $26.99 milliar sepanjang tahun ini dari sebelumnya sekitar 113 milliar Yuan di tahun lalu, untuk melakukan pembelian saham yang terdaftar di bursa efek Shenzen yang menjadi basis bursa saham sektor teknologi.

Data dari Refinitiv menyebutkan bahwa saham perusahaan semikonduktor yang berbasis di Shanghai, Will Semiconductor telah mengalami lonjakan lebih dari 400% di sepanjang tahun ini, dengan rasio harga terhadap pendapatan membengkak menjadi lebih dari 5000.

Rasio tersebut masih jauh lebih besar dari perusahaan semikonduktor yang terdaftar di AS, Vishay Intertechnology yang hanya memiliki rasio harga terhadap pendapatan sebesar 12.

Will Semiconductor yang banyak direkomendasikan oleh analis saham untuk posisi terdepan dalam industri chip di Cina, melaporkan hampir separuh dari laba bersih mereka dalam sembilan bulan pertama di tahun ini dan investor asing tercatat telah meningkatkan saham mereka menjadi 21 juta saham, atau setara dengan 15% dari saham yang terdaftar dan diperdagangkan di bursa Shanghai.

Sedangkan perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Beijing, Glodon juga mencatat pencapaian valuasinya hingga ke rekor tertingginya.(WD)

Related posts