Investor Khawatirkan Tarif Tambahan Bagi China

Pasar Asia jatuh pada sesi perdagangan Jumat pagi. Adanya laporan bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan rencana untuk memberlakukan tarif pada $ 200 miliar dalam impor China sesegera minggu depan. PMI China juga dalam pantauan investor karena secara tak terduga naik pada bulan Agustus.

Bloomberg melaporkan bahwa Trump ingin bergerak maju dengan rencana memaksakan tarif segera setelah periode komentar publik berakhir minggu depan. Laporan itu muncul setelah AS dan China mengenakan tarif atas barang senilai $ 16 miliar satu sama lain. Kedua negara juga saling “menampar” dengan impor senilai $ 34 miliar pada bulan Juli.

Berita itu dinilai sebagai hambatan untuk pasar saham, karena China Shanghai Composite dan Komponen Shenzhen turun 0,9% dan 1,0% masing-masing pada 09:00 WIB. Indeks Hang Seng Hong Kong juga turun 1,5%.

Saham Tencent Holdings Ltd turun sebanyak 5% pada laporan bahwa regulator China berencana untuk membatasi jumlah game online baru dan jumlah total judul.

Sementara itu, data resmi menunjukkan pada Jumat bahwa pertumbuhan sektor manufaktur China secara tak terduga naik pada bulan Agustus seiring Indeks Manajer Pembelian resmi (PMI) naik menjadi 51,3. Analis sebelumnya memperkirakan jumlah itu akan turun menjadi 51,0 dari 51,2 bulan Juli.

PMI resmi berfokus pada perusahaan-perusahaan besar milik negara sementara satu set pembacaan PMI manufaktur swasta lainnya, yang dirilis Senin, berfokus pada usaha kecil dan menengah.

Di tempat lain, Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,2% karena data mengungkapkan tingkat pengangguran negara itu naik menjadi 2,5% pada bulan Juli, dibandingkan dengan perkiraan median 2,4%.

Sedangkan KOSPI Korea Selatan sedikit berubah pada 2306,3 setelah Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada 1,5% untuk pertemuan kebijakan moneter keenam berturut – turut.

Kekhawatiran pertumbuhan yang melambat akan melebihi kekhawatiran capital outflow, sehingga mencegah BOK dari kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan kali ini.

Related posts