Investor Perkuat Pandangan Pelonggaran Moneter

Pasar Saham Asia dan indeks saham berjangka AS naik pada perdagangan Senin pagi setelah Presiden Donald Trump menangguhkan rencananya untuk mengenakan tarif ke Meksiko. Selain itu, permintaan untuk aset safe-haven mulai melemah, yang menyebabkan mata uang yen Jepang juga melemah.

Indeks Saham Jepang dan Korea Selatan naik, demikian pula harga minyak mentah.

Pasar China juga akan dibuka kembali setelah liburan Jumat lalu, dimana Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) Yi Gang hari itu mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa ada “ruang luar biasa” untuk melonggarkan kebijakan moneter jika trade war semakin dalam.

Fokus investor tetap pada perdagangan dimana akan ada event pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 akhir bulan ini. Pasar masih mencari tahu apakah ada jalan menuju kemajuan dalam pembicaraan dagang antara AS-China.

Pasar Saham AS pada hari Jumat lalu ditutup sebagai minggu terbaik sejak November setelah data tenaga kerja Amerika untuk bulan Mei menunjukkan ada sedikit penambahan pekerja dalam tiga bulan dan kenaikan upah yang mendingin. Ini membuat Investor memperkuat posisi di pasar pada pandangan kebijakan moneter yang lebih mudah. Fed Fund Futures menunjukkan pemangkasan 25 basis poin yang hampir sepenuhnya sudah diperhitungkan pada bulan Juli.

Related posts