Jatuhnya Pendapatan Siemens Memberi Tekanan Terhadap DAX

Bursa saham Eropa kembali dilanda aksi jual, menyusul jatuhnya DAX Jerman akibat kecemasan investor terhadap perdagangan global. Sejumlah perusahan besar Jerman mengalami kejatuhan di nilai sahamnya saat sesi pembukaan pasar, setelah mereka melaporkan pendapatan dan margin yang lebih rendah di kuartal kedua lalu. Siemens turun 3.5% setelah melaporkan pendapatan yang lebih rendah, namun CEO Siemens Joe Kaeser tetap yakin bahwa dirinya tidak melihat adanya penurunan pesanan, seraya menambahkan bahwa Siemens saat ini berada di jalur menuju puncak siklus bisnisnya.

Akan tetapi dibalik optimisme itu semua, Kaeser juga menilai bahwa perselisihan perdagangan saat ini kemungkinan besar akan mempengaruhi strategi perusahaan. “Saya tidak mengesampingkan perdebatan yang saat ini menghangat di sektor perdagangan global, yang berpotensi mempengaruhi sentimen dalam jangka menengah hingga panjang, sehingga orang lain akan menahan investasinya dalam waktu panjang, dan ini bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi Siemens.” kata Kaeser saat tampil di Squawk Box Europe di jaringan CNBC.

Konglomerat di industri yang memproduksi turbin hingga kereta ini, telah menyusun strategi baru yaitu “Vision 2020 plus”, yang bertujuan memangkas sejumlah divisi mereka dan meningkatkan profitabilitas, sembari fokus kepada bisnis digital dan internet mereka. Dengan demikian Siemens tetap mengacu kepada perkiraan kenaikan keuntungan industri sebesar 2% di kuartal ketiga mendatang. Nilai saham Siemens turun hampir 5% saat perdagangan pertama bursa DAX Jerman.(WD)

Related posts