Header Ads

Kanada Menjadi Negara Ke-5 Yang Meratifikasi CPTPP

Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), kesepakatan perdagangan negara-negara di wilayah pasifik yang dipimpin oleh Jepang, kemungkinan akan mendapat tambahan anggota setelah Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengirim pemberitahuan ratifikasi resminya ke pihak CPTPP.

Dengan demikian sejauh ini Jepang, Meksiko, Singapura, Selandia Baru dan Kanada telah meratifikasi perjanjian tersebut serta Australia mengatakan melalui Menteri Perdagangannya pekan lalu, bahwa pihaknya kemungkinan besar akan bergabung sebagai negara keenam yang meratifikasi kesepakatan tersebut. Pada awalnya perjanjian tersebut masuk dalam kemitraan pakta perdagangan Trans-Pasifik, termasuk AS yang akhirnya keluar dari keanggotaan.

Para negara pendukung mengapresiasi adanya perjanjian perdagangan antara negara-negara di Pasifik, yang dianggap sebagai “kemenangan” terhadap sistem kebijakan perdagangan yang dilakukan oleh Trump yang telah menimbulkan gejolak pada perdagangan global. Lebih lanjut direktur eksekutif Asian Trade Center yang berbasis di Singapura, Deborah Elms menilai bahwa CPTPP merupakan salah satu pengaturan perdagangan global paling penting yang dicapai dalam dua dekade terakhir, sebagai upaya untuk mendorong sistem perdagangan yang lebih transparan dan berbasis aturan yang menguntungkan baik bagi perusahaan besar maupun kecil.

Sebagian besar negara anggota, termasuk Chili, Malaysia, Brunei, Peru dan Vietnam, mendorong peluncuran perjanjian tersebut pada 1 November sehingga pada akhir tahun mereka dapat bersepakat mengenai pemangkasan tarif sebagai langkah awal. Hal ini sangat penting artinya, karena pemangkasan tarif tahunan untuk 10 dari 11 negara anggotanya berlaku setiap 1 Januari, sehingga hanya sehari setelah kesepakatan pada 31 Desember atau mereka harus menunggu hingga setahun lagi.(WD)

Related posts