Header Ads

Kerugian Yang Diderita Commerzbank Semakin Dalam

Commerzbank yang merupakan bank komersial terbesar kedua Jerman mengatakan bahwa kerugian bersih yang mereka derita selama kuartal keempat lalu semakin dalam hingga mencapai $ 3.3 milliar, akibat dari pemberi pinjaman tersebut mengalami restrukturisasi besar-besaran yang berkaitan dengan dampak pandemi Covid-19.

Bank tersebut juga mengatakan bahwa akan segera menerapkan rencana untuk memangkas hingga sepuluh ribu posisi pekerjaan dan menutup hingga ratusan cabang mereka sebagai upaya untuk mengoptimalkan keuntungan operasional di tahun 2021 ini.

Mereka berharap bahwa langkah pembenahan tersebut akan menghidupkan kembali sumber kekayaan mereka, seiring upaya untuk berjuang meningkatkan keuntungannya di tengah perombakan manajemen dan strategi yang menemui kegagalan sebelumnya.

Selama kuartal terakhir di tahun lalu Commerzbank menderita kerugian bersih sekitar 2.70 milliar Euro atau sekitar $ 3.27 milliar, dari kerugian sebesar 97 juta Euro di tahun sebelumnya dan selama setahun penuh disebutkan bahwa mereka kehilangan hampir 2.9 milliar Euro.

Laporan kerugian ini dirilis setelah Kepala Eksekutif Commerzbank Manfred Knof merampungkan rencana perbaikan yang dinilai radikal dan langkah ini diambil hanya sebulan setelah Knof mengambil kendali bank pemberi pinjaman tersebut.

Dalam penampilan publik pertamanya di konferensi pers pasca rilis laporan kerugian, Knof mengatakan bahwa pihaknya ingin memperoleh keuntungan yang berkelanjutan dan membentuk takdirnya sendiri sebagai kekuatan independen di pasar perbankan Jerman.

Sementara itu pihak Commerzbank berencana untuk memangkas satu dari tiga pekerjaan di Jerman, yang mana bank tersebut akan menambah posisi pekerjaan di luar negeri sebanyak 2500, terutama di kawasan Eropa Timur sebagai upaya untuk memangkas biaya bagi penyedia layanan eksternal, termasuk menambah jumlah pegawai di unit bisnis mereka di mBank Polandia.

Selain itu mereka juga mengatakan bahwa semuanya sangat bergantung terhadap jalannya pandemi, dimana mereka mengharapkan provisi antara 800 juta Euro hingga 1.2 milliar Euro di tahun 2021, dari 1.75 milliar Euro pada tahun 2020 lalu.(WD)

Related posts