Header Ads

Korea Securities Depository Mereformasi Aturan Perdagangan Manual

Korean Financial Supervisory Service sebagai regulator, pada Kamis kemarin telah meluncurkan langkah-langkah untuk mengetatkan setiap aturan mengenai perdagangan entitas setelah menemukan risiko kesalahan terkait penyelidikan secara meluas kepada 32 perusahaan keuangan dan Koscom selaku perusahaan yang didirikan oleh Ministry of Finance and the Korea Exchange, untuk memfasilitasi layanan perdagangan secara online untuk para perusahaan keuangan besar.

Sejak April lalu perdebatan mengenai perlunya pengawasan keuangan yang lebih kuat telah merebak, setelah seorang karyawan di Samsung Securities, salah satu pialang terbesar Korea, secara tidak sengaja mengeluarkan 1000 saham, yang seharusnya adalah 1000 won($0.89) untuk dividen para karyawan. Dan saat penyelidikan berlangsung ditemukan bahwa perusahaan tersebut telah membagikan total 2,83 milliar non-existent shares yang bernilai hingga 112.6 triliun won atau 30 kali lebih besar dari total nilainya di pasar. Semuanya ini diakibatkan oleh faktor human error, sehingga regulator Korea melarang segala bentuk pencatatan dan perdagangan secara konvensional.

Korea Securities Depository (KSD) melakukan reformasi untuk mengakhiri praktik perdagangan secara manual di beberapa broker perdagangan, dan sekaligus juga menempatkan sistem otomatisasi untuk melacak semua transaksi secara real time, yang mana hal ini dapat mencegah transaksi melampaui jumlah saham yang beredar serta mencegah terjadinya perdagangan “future ghost stock”. Perusahaan diminta untuk mengeluarkan notifikasi jika terjadi transaksi saham dengan nilai mencapai antara 3 milliar won dan 6 milliar won atau jika terjadi perdagangan saham sebesar 1 hingga 3 persen dari total saham yang beredar, dan sekaligus menunda transaksi tersebut sampai mendapat persetujuan dari KSD. Sistem notifikasi ini akan segera diterapkan di seluruh level perdagangan entitas di Korea untuk mencegah terjadinya kesalahan serupa di kemudian hari. 

Korea Exchange dan Korea Financial Investment Association berencana untuk menyelesaikan rincian kerangka kerja mereka, yang telah disesuaikan dengan aturan KSD, pada akhir tahun ini. (WD)

Related posts