Linde Dan Praxair Telah Mendapat Persetujuan Untuk Merger

Kelompok industri gas asal Jerman Linde serta perusahaan saingan mereka asal AS Praxair, telah memperoleh persetujuan antitrust Uni Eropa untuk memuluskan proses merger mereka senilai $82 milliar, namun demikian keduanya harus tetap menyelesaikan rintangan utama dengan regulator AS. Kedua belah pihak sebelumnya telah mengumumkan adanya kesepakatan tersebut sejak Juni tahun lalu, yang akan menempatkan gabungan keduanya diatas pesaing mereka asal Perancis, Air Liquide di sektor distribusi gas.

Perusahaan industri gas diketahui memproduksi oksigen dan helium yang digunakan di rumah sakit, dan dipakai untuk MRI scanners serta dalam proses produksi baja. European Competition Commissioner Margrethe Vestager, dalam pernyataannya mengatakan bahwa dengan keputusan ini pihaknya telah memastikan bahwa penggabungan Praxair dan Linde tidak akan menghasilkan konsentrasi lebih lanjut di Eropa, dan hal ini akan memastikan bahwa para pelanggannya akan terus mendapatkan keuntungan dari persaingan di pasar industri gas dunia.

Para pengamat di Eropa menilai bahwa Praxair akan menjual seluruh unit bisnis gas mereka di blok 28 negara, Islandia, Liechtenstein dan Norwegia, serta akan mengalihkan sahamnya di perusahaan patungan Italia di wilayah Eropa Tengah dan Eropa Timur untuk menjalin kemitraan dengan Flow Fin. Sebelumnya pihak Praxair telah melakukan kesepakatan untukmenjual unit bisnis gas industri mereka di Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swedia dan Inggris kepada pihak Taiyo Nippon Sanso Corp dengan nilai mencapai 5 milliar Euro.

Sementara pada bulan lalu Linde mengatakan bahwa pihaknya tengah dalam pembicaraan lanjutan untuk menjual mayoritas bisnis gas mereka di Amerika Utara serta sejumlah aset tertentu milik Linde dan Praxair di wilayah Amerika Selatan kepada sebuah konsorsium perusahaan gas asal Jerman, Messer dan buyout group CVC.(WD)

Related posts