Line Menjalin Kerjasama Dengan Tencent Untuk Layanan Mobile Payment

Nilai saham dari perusahaan operator aplikasi chat di Jepang, Line Corp mengalami lonjakan hingga 17% di sesi perdagangan bursa Tokyo pada hari ini. Lonjakan ini terjadi menyusul adanya berita dari harian Nikkei yang yang mengatakan bahwa Line akan menjalin keterikatan dengan Tencent Holdings Ltd dari Cina untuk menawarkan layanan pembayaran secara mobile.

Pihak Line rencananya akan menawarkan sistem layanan mobile payment ke sejumlah restoran dan toko dalam skala kecil hingga menengah yang beroperasi di Jepang, yang menargetkan para wisatawan asal Cina melalui terminal sewaan yang bersifat kompatibel dengan pihak Tencent WeChat Pay, yang akan dimulai pada tahun depan.

Salah seorang juru bicara dari Line menolak untuk berkomentar saat ditanya mengenai hal tersebut, demikian juga dengan pihak Tencent yang memilih untuk tidak memberikan komentar apapun. Namun setidaknya berita tersebut telah mampu memberikan dukungan bagi saham Line yang sebelumnya mengalami penurunan hingga 20% sejak awal tahun ini, seiring kurang diminatinya aplikasi baru milik mereka, eponymous flaship app. Sebelumnya pihak Line telah memperluas jaringan bisnisnya di berbagai bidang termasuk sektor pembayaran dan Bitcoin.

Sementara nilai saham Tencent naik 0.5%, setelah sebelumnya membukukan penurunan lebih dari 25% di tahun ini, menyusul tekanan berkepanjangan yang dialami oleh unit bisnis game mereka di pasar Cina. Dengan meningkatnya kunjungan dari wisatawan asal Cina ke Jepang, maka hal ini menjadi daya tarik bagi perusahaan teknologi Cina untuk masuk ke dalam pasar Jepang, seperti afiliasi keuangan milik Alibaba, Ant Financial serta Didi Chuxing yang telah mengumumkan peluncuran layanan mereka dalam beberapa bulan terakhir ini.

Jepang dinilai lambat dalam peralihan sistem pembayaran non tunai, seiring derasnya para pendatang baru dalam layanan tersebut seperti dari SoftBank Group Corp yang didukung oleh PayPay dan Line Pay yang tengah mengkampanyekan metode pembayaran melalui kode QR bagi para konsumen, yang mana layanan ini telah menyebar luas di Cina dan India.(WD)

Related posts