Header Ads

Mayoritas Bursa Asia Melemah Akibat Semakin Tingginya Kecemasan Investor

Kecemasan pasar terhadap ancaman konflik perdagangan terbaru AS-Cina yang semakin intensif, telah membuat mayoritas bursa saham di kawasan Asia mengalami tekanan. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0.05%, mendelati level terendahnya sejak Juli 2017 lalu. Sementara indeks Nikkei Tokyo turun 0.25%, sedangkan Kospi Korea Selatan berhasil menambah keuntungan 0.15%.

Hal ini diakibatkan oleh perdebatan verbal antara pihak Washington dan Beijing sehingga menambah panjang ketegangan perdagangan antara kedua negara ekonomi terbesar dunia tersebut yang berdampak kepada aset berisiko. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Cina telah menyampaikan kepada World Trade Organization bahwa mereka akan menjatuhkan sanksi hingga $7 milliar setahun kepada AS, yang merupakan pembalasan terhadap ketidakpatuhan pihak Washington terhadap keputusan Badan Penyelesaian Perselisihan WTO dalam sengketa terhadap kebijakan Dumping Duties AS.

Sementara itu secara terpisah, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa AS akan tetap mengambil sikapkeras terhadap Cina dan tetap menaikkan tarif bea masuk bagi barang impor dari Cina, guna mempersempit defisit di neraca perdagangannya. Selain peningkatan eskalasi di sektor perdagangan global, para investor nampaknya masih mengkhawatirkan dampak dari terjadinya krisis di Turki dan Argentina yang hingga kini masih menjadi bayang-bayang pesimisme yang terjadi di pasar global.(WD)

Related posts