Mayoritas Bursa Asia Menguat Didukung Kenaikan Bursa Cina

Seiring pasar saham Cina yang berayun ke kisaran yang lebih tinggi telah memberikan dukungan bagi mayoritas bursa saham di Asia untuk berada di level puncaknya baru-baru ini, namun demikian para investor tengah menunggu untuk melihat apakah aksi jual akhir-akhir ini terhadap Treasury AS dengan tenor lebih lama akan diperpanjang dan kemungkinan akan mengurangi tekanan dari nilai tukar Dollar.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mencatat kenaikan 0.5% menjadi 565.74 saat sesi perdagangan waktu Asia, dan bergerak lebih dekat ke level puncaknya pada bulan Januari di 574.52, seiring bursa blue-chip Cina, CSI300 yang memimpin dengan mencatat keuntungan sebesar 2.0% menyusul bank sentral Cina yang memberikan lebih banyak pinjaman jangka menengah ke sistem keuangan.

Namun bursa indeks saham Nikkei Jepang justru merosot hingga sebesar 0.6% setelah menyentuh level puncaknya dalam enam bulan terakhir di sesi perdagangan Jumat kemarin, akibat dari Jepang yang mengalami kontraksi ekonomi dalam level terbesar dalam catatan di kuartal kedua lalu.

Saat ini hubungan antara AS dan Cina tetap menjadi poin penting seiring Presiden AS Donald Trump yang pada hari Sabtu kemarin mengatakan bahwa dirinya dapat memberikan tekanan terhadap lebih banyak perusahaan Cina seperti raksasa teknologi Alibaba setelah Trump melakukan langkah untuk melarang aplikasi TikTok.

Sementara itu laju pengiriman minyak mentah AS ke Cina akan meningkat tajam dalam beberapa pekan mendatang, seiring dua negara ekonomi teratas dunia tersebut tengah bersiap untuk meninjau kesepakatan di bulan Januari lalu setelah mengalami perang perdagangan yang berkepanjangan.

Berita bahwa peninjauan yang dijadwalkan atas kesepakatan perdagangan Fase Satu AS-China selama akhir pekan telah ditunda tanpa batas waktu, pada kenyataannya tidak menimbulkan banyak reaksi di pasar.

Salah seorang analis di NatWest Markets mengatakan bahwa para pelaku pasar akan mencari wawasan tentang detail dan waktu yang tepat mengenai kapan Fed’s Monetary Policy Review akan rampung dan juga akan mencermati untuk kejelasan lebih lanjut sehubungan dengan waktu dan struktur potensial dari setiap perubahan untuk panduan ke depan.

Untuk saat ini tersebar spekulasi secara luas mengenai The Fed yang akan mengadaptasi target inflasi rata-rata, yang akan berusaha untuk mendorong laju inflasi di atas 2% untuk beberapa waktu kedepan, guna menutupi tahun-tahun yang telah berjalan di bawah level tersebut.(WD)

Related posts