Header Ads

Mayoritas Bursa Saham Asia Melemah Lebih Dari 1% Di Tengah Gejolak Emerging Markets

Mayoritas bursa saham kawasan Asia mengalami penurunan dalam enam sesi perdagangan beruntun di hari ini, seiring jatuhnya harga minyak dan komoditas Emas akibat melemahnya kepercayaan investor akibat gejolak yang terjadi di pasar negara berkembang.

Indeks MSCI tergelincir lebih dari 1% hingga mencapai level terendahnya dalam setahun terakhir. Sementara indeks Nikkei Jepang jatuh 0.4%, menyusul kejatuhan yang menimpa bursa saham Australia sebesar 1.1% di sesi perdagangan waktu setempat. Sedangkan indeks blue chip CSI300 Cina melemah turun 1.2% dan indeks Hangseng Hong Kong mencatat kerugian 1.5%.

Salah seorang analis pasar mata uang di JPMorgan menilai bahwa peningkatan eskalasi trade war AS-Cina kemungkinan akan kembali terjadi dalam waktu dekat. Selain itu pasar juga tengah terfokus kepada perkembangan pembicaraan antara AS dengan kanada mengenai pembenahan pakta perdagangan NAFTA. Dalam hal ini pihak Kanada bersikeras bahwa masih ada ruang untuk menyelamatkan kelangsungan pakta tiga negara tersebut.

Terkait gejolak yang terjadi di emerging markets, analis memperingatkan mengenai kerugian lebih lanjut jika para investor mengesampingkan permasalahan di Argentina, Turki dan Afrika Selatan sebagai kasus yang terpisah secara substansial. (WD)

Related posts