Header Ads

Mayoritas Bursa Saham Di Kawasan Asia Tergelincir

Mayoritas bursa saham di kawasan Asia tergelincir di sesi perdagangan hari ini seiring reaksi pasar terhadap penurunan harga minyak mentah di sesi sebelumnya.

Harga minyak mentah berjangka untuk pengiriman bulan Mei jatuh hingga lebih dari $30 per barrel, namun demikian ada sejumlah faktor lainnya yang menimbukan tekanan terhadap bursa saham.

Bursa saham ASX 200 Australia mencatat penurunan 1.77% saat Virgin Australia Holdings Ltd mengumumkan bahwa perusahaan tersebut telah memasuki sistem voluntary administration, guna merekapitalisasi bisnis dan membantu memastikan hal tersebut muncul dalam keuangan yang posisinya lebih kuat dari dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19.

Selain itu Reserve Bank of Australia juga merilis risalah untuk pertemuan bulan April sebelumnya pada hari ini, yang menegaskan bahwa para anggota dewan kebijakannya tetap berkomitmen untuk mendukung sektor pekerjaan, pendapatan dan bisnis ketika negara tengah dalam upaya menangani pandemi virus corona.

Dalam risalah disebutkan pula bahwa bank-bank di Australia berada dalam posisi yang kuat untuk menahan guncangan ekonomi yang besar akibat pandemi serta volatilitas di pasar keuangan yang ditimbulkan oleh hal tersebut.

Sementara itu indeks Kospi Korea Selatan hingga saat ini telah mengalami kerugian sebesar 1.83% setelah adanya kabar bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tengah berada dalam kondisi yang kritis pasca operasi kardiovaskular, sedangkan indeks Nikkei Jepang juga mencatat penurunan hingga sebesar 0.31%.

Indeks saham Hangseng Hong Kong mencatat penurunan hingga lebih dari 2%, seiring Shanghai Composite dan Shenzen Component Cina masing-masing bergerak lebih dari 1% lebih rendah.

Akan tetapi fokus para investor saat ini masih tertuju pada pelonggaran kebijakan lockdown di sejumlah negara serta menurunnya angka jumlah kematian akibat pandemi Covid-19 di wilayah New York dan sejumlah wilayah di negara lainnya.

Terkait akan hal ini Kongres AS telah menyatakan bahwa mereka hampir memberikan perseetujuan terhadap paket anggaran pengeluaran yang baru untuk membantu ekonomi dari dampak pandemi.(WD)

Related posts