Header Ads

Pabrikan Suku Cadang Mobil Meksiko Ambil Manfaat NAFTA Baru

Output suku cadang mobil di Meksiko akan melonjak sekitar 10 persen selama tiga tahun ke depan. Produsen mobil berebut untuk mematuhi aturan konten ketat yang diatur dalam kesepakatan perdagangan baru di Amerika Utara, seperti diungkapkan seorang eksekutif industri terkemuka pada hari Senin.

Amerika Serikat dan Kanada mencapai kesepakatan pada hari Minggu lalu setelah berminggu-minggu melakukan pembicaraan bilateral untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara 1994 (NAFTA). Meksiko dan Amerika Serikat lebih dulu mencapai kesepakatan bilateral pada akhir Agustus.

Kesepakatan trilateral baru, yang disebut Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), akan menaikkan ambang batas minimum Amerika Utara untuk mobil yang diperlukan guna memenuhi syarat akses pasar bebas bea ke 75 persen dari 62,5 persen.

Pabrik pembuat mobil, terutama asal Asia dan Eropa, harus berinvestasi peralatan lebih banyak, untuk mematuhi aturan konten baru. Itulah yang disebut aturan asal, menentukan berapa persen dari mobil yang perlu dibangun di Amerika Utara untuk menghindari tarif dalam kesepakatan perdagangan.

General Motors Co, Ford Motor Co, Fiat Chrysler Automobiles,  Volkswagen AG Jerman, Toyota Motor Corp Jepang, Nissan Motor Co dan Honda Motor Co,  semua membangun pabrik mobil di Meksiko.

Peraturan baru ini akan meningkatkan produksi suku cadang mobil dari sekitar $ 90 miliar per tahun saat ini menjadi “sekitar $ 100 miliar” selama tiga tahun ke depan. Menurut Oscar Albin, kepala Asosiasi Industri Suku Cadang Mobil, “Dalam jangka waktu itu, sektor ini harus menambah sekitar 80.000 pekerjaan baru.”

Saham-saham di perusahaan-perusahaan suku cadang mobil terangkat oleh kesepakatan itu.

Amerika Serikat dan Kanada juga akan tumbuh karena ketiga negara akan mendapat manfaat dari perjanjian baru itu. Dan menetapkan periode transisi lima tahun setelah kesepakatan itu mulai berlaku untuk memenuhi persyaratan konten baru.

Related posts