Pasar Asia Berpotensi Turun Ikuti Sentimen Wall Street

Pasar Asia bersiap untuk mengikuti kejatuhan saham di Wall Street dan juga harga minyak pada hari Kamis setelah melonjaknya kasus virus corona di AS. Lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) men-downgrade proyeksi ekonomi global sehingga mengguncang keyakinan dalam pemulihan.

Di Wall Street, indeks Dow Jones turun 2,72%, diikuti indeks S&P 500 yang kehilangan 2,59% dan indeks komposit Nasdaq turun 2,19%.

Kasus virus korona yang melonjak dan pembatasan baru yang bertujuan meredam penyebaran pandemi adalah hal yang mematahkan harapan pasar, setelah pasar naik pada awal pekan ini.

Indeks S & P / ASX 200 berjangka Australia kehilangan 1,55% pada awal perdagangan. Indeks Nikkei 225 berjangka Jepang turun 1,1%.

Pasar di Hong Kong dan China daratan ditutup untuk hari libur umum pada hari Kamis.

Lembaga IMF atau Dana Moneter Internasional memperkirakan resesi yang lebih dalam, dengan output global menyusut 4,9% tahun ini, jauh lebih tajam daripada kontraksi 3,0% yang diprediksi pada bulan April ..

Dolar menguat di tengah kekhawatiran pemulihan ekonomi yang lebih lambat. Indeks dolar naik 0,624%.

Related posts