Pasar Ekuitas Global Berada Dalam Volatilitas Yang Besar

Mayoritas bursa saham global berada dalam kondisi harga yang volatile, seiring hasil pemilihan presiden AS terbukti semakin dekat dengan perkiraan hasil dalam jajak pendapat sebelumnya sehingga membuat hasil penghitungan suara menjadi meragukan.

Investor awalnya bertaruh bahwa kemungkinan serangan Demokrat oleh Joe Biden dapat mengurangi risiko politik sambil menjanjikan dorongan besar untuk stimulus fiskal.

Akan tetapi kondisi berubah dengan cepat seiring tanda-tanda bahwa Presiden Donald Trump dapat merebut Florida dengan baik dan jauh lebih dekat di negara bagian medan pertempuran utama lainnya, dibandingkan apa yang telah diprediksi dalam jajak pendapat.

Pasar ekuitas AS bergerak liar dengan mencatat kenaikan dan penurunan dalam waktu yang singkat, untuk kemudian kembali naik seiring hasil pemungutan suara yang tampaknya mendukung kemenangan Trump.

Para pedagang mengatakan bahwa investor mungkin berpikir bahwa hasil status quo setidaknya akan mengurangi ketidakpastian politik sekaligus menghilangkan risiko pemerintahan Biden yang akan membatalkan pemangkasan pajak perusahaan.

Hingga saat ini sektor teknologi mendapat dukungan, menyusul indeks Nasdaq futures mencatat kenaikan 3.6%, sementara S&P 500 E-mini futures berayun sekitar 1.4% lebih tinggi, sedangkan EUROSTOXX 50 futures juga berubah sebesar 0.6% di kisaran lebih tinggi serta FTSE futures yang naik 0.7% di periode yang sama.

Terkait akan hal ini Andrew Brenner selaku head of international fixed income di NatAlliance Securities, mengatakan bahwa langkah di bidang teknologi nampak seperti sebuah permainan bagi para anggota Senat yang berpotensi tetap menjadi Republik.

Dibawah kemenangan Biden maka saham-saham sektor teknologi terlihat bernasib lebih buruk, yang sebagian dikarenakan pihak Demokrat mengejar sektor tersebut dan juga potensi kenaikan pajak capital gain akan menimbulkan hantaman lebih keras terhadap saham-saham teknologi.

Saat ini sejumlah investor memilih untuk melakukan lindung nilai terkait risiko pemilihan yang tengah diperebutkan atau setidaknya prosesnya akan berjalan berlarut=larut saat penghitungan suara.

Kepala Strategi Investasi di Perpetual yang bermarkas di Sidney, Matt Sherwood mengatakan bahwa saat ini pasar berada dalam mode wait & see dan dirinya berpikir bahwa peluang bagi Demokrat telah berkurang, yang mana hal ini mengurangi kemungkinan terhadap disepakatinya program stimulus besar di awal-awal kepemimpinan Biden.(WD)

Related posts