Pasar Saham Asia Berfluktuasi Sesuaikan Ketidakpastian Kesepakatan Dagang AS

Pasar Saham Asia berfluktuasi pada hari Selasa ini, diikuti penurunan yields obligasi AS dan kenaikan emas karena aktivitas manufaktur global yang lemah memperkuat kekhawatiran tentang melambatnya pertumbuhan global. Sementara ketidakpastian atas prospek kesepakatan perdagangan China-AS juga merusak sentimen.

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa setiap kesepakatan perdagangan dengan China perlu “agak miring” untuk Amerika Serikat. Selain itu, Pemerintah AS juga mengancam tarif tambahan barang Uni Eropa sebesar $ 4 miliar dalam perselisihan jangka panjang mengenai subsidi pesawat.

Indeks berjangka S&P 500 e-mini AS naik 0,1% dan indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang menambahkan 0,41%, dibantu oleh kenaikan 1,38% di saham Hong Kong karena investor mengejar reli global di perdagangan Senin. Pasar di Hong Kong tutup pada hari Senin kemarin untuk hari libur umum.

Tapi saham blue-chips China turun 0,05% dan indeks saham Korea kehilangan 0,27%.

Euforia bahwa perundingan perdagangan kembali ke meja telah berkurang dan pasar kembali bernada hati-hati terhadap pasar akan maju. Pemulihan yang lebih kuat akan membutuhkan lebih banyak dukungan.

Pasar juga membutuhkan banyak kemajuan pada negosiasi perdagangan China-AS. Dan pasar juga akan melihat lebih banyak stimulus kebijakan regional untuk mencegah penurunan lebih lanjut dalam kegiatan ekonomi di seluruh kawasan.

Related posts