Pasar Saham Asia Berhati-hati Sikapi Rencana Delisting Saham China di AS

Pasar Saham Asia memulai dengan hati-hati perdagangan Senin pagi ini karena investor melihat bagaimana pasar keuangan China akan bereaksi terhadap berita yang pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk menghapuskan perusahaan-perusahaan China dari bursa saham AS.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 0,11% sementara indeks Nikkei Jepang turun 0,61%.

Mata uang yuan China offshore sedikit bergerak pada 7,1339 yuan per dolar, menjauhi level terendah tiga minggu hari Jumat di 7,1520 terhadap dolar.

Pasar saham China akan diperdagangkan hanya pada hari Senin minggu ini sebelum liburan Hari Nasional China, yang berlangsung hingga 7 Oktober.

Aset berisiko terpukul di perdagangan AS Jumat lalu setelah berita bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan taktik tekanan keuangan baru yang sangat keras terhadap Beijing, termasuk kemungkinan menghapus perusahaan China dari bursa saham AS.

Laporan itu memukul turun saham China yang terdaftar di bursa AS, dengan Alibaba Group HoldingĀ  jatuh 5,15% dan JD.com turun 5,95% pada hari Jumat.

Delisting perusahaan-perusahaan China dari bursa saham AS adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk membatasi investasi AS di perusahaan-perusahaan China, dua sumber menjelaskan tentang hal itu kepada Reuters.

Related posts