Header Ads

Pasar Saham Asia Bervaraiasi Tanpa Arahan Pasar AS Yang Libur

Pasar saham Asia diperdagangkan bervaraiasi pada perdagangan Selasa dengan sedikit arahan setelah sesi tipis di Eropa dan liburan di AS kemarin. Dolar menguat sementara yield Treasury naik tipis.

Saham di Jepang sedikit berubah dan Korea dibuka turun, sementara saham Australia membukukan kenaikan moderat. Perdagangan global tetap menjadi yang utama di fokus para investor ketika Uni Eropa berjanji akan segera melakukan pembalasan tarif jika AS mengenakan tarif pada impor mobil, dengan ketegangan perdagangan trans-Atlantik tidak juga menunjukkan tanda-tanda pelonggaran. Sebelumnya, saham Eropa sedikit lebih tinggi. Minyak menguat untuk diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam hampir tiga bulan.

Perdagangan terus mendominasi pasar global ketika AS dan China berlomba untuk mencapai kesepakatan yang akan mencegah kenaikan tarif barang-barang China pada 1 Maret.

Trump menerima temuan penyelidikan apakah kendaraan impor menimbulkan ancaman keamanan nasional, kemungkinan ancaman tarif otomotif akan dihidupkan kembali. Trump memiliki 90 hari setelah secara resmi menerima laporan untuk memutuskan apakah akan bertindak.

Investor juga dapat memperoleh panduan lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS minggu ini. Risalah dari pertemuan terbaru Federal Reserve kemungkinan akan menunjukkan seberapa banyak keyakinan yang ada di antara pembuat kebijakan untuk menunda kampanye kenaikan suku bunga mereka.

Di tempat lain, pound mengalami kenaikan setelah tujuh anggota Parlemen Inggris mengatakan mereka akan berdiri sebagai independen setelah keluar dari oposisi utama Partai Buruh atas masalah termasuk Brexit dan antisemitisme.

Related posts