Pasar Saham Asia di Kisaran Tinggi Senin, Pasar AS Tutup

Pasar Saham Asia mendekati level tertinggi 20 bulan pada hari Senin karena Wall Street memperpanjang rekor puncaknya pada data ekonomi AS yang solid dan suntikan likuiditas dari Federal Reserve.

Harga minyak melonjak karena ladang minyak di Libya barat daya mulai ditutup setelah pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar menutup jalur pipa, berpotensi mengurangi produksi nasional hingga sebagian kecil dari level normal.

Turnover saham di sesi Asia pagi ringan dengan pasar saham dan pasar obligasi AS ditutup untuk liburan Martin Luther King Jr.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,1%, setelah mencatatkan penutupan tertinggi sejak Juni 2018. Indkes Nikkei Jepang menambahkan 0,2% mendekati level tertinggi dalam 15 bulan.

Indeks utama saham Australia mencetak level tertinggi sepanjang masa dan indeks saham Korea Selatan berada di dekat level terbaiknya sejak Oktober 2018. Sedangkan kontrak E-Mini futures untuk S&P 500 naik tipis 0,1%.

Pasar akan akan tertuju pada laporan pendapatan perusahaan AS dimana Netflix Inc, Intel Corp dan Texas Instruments Inc akan melaporkan perndapatanannya minggu ini, sementara bank sentral di Uni Eropa, Kanada dan Jepang mengadakan rapat kebijakannya juga di minggu ini.

Related posts