Header Ads

Pasar Saham Asia Jauhi Level Tinggi 8 Bulan, Ada Trade War Baru

Pasar Saham Asia tergelincir dari level tertinggi delapan bulan pada hari Rabu karena Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan prospek pertumbuhan global dan karena ketegangan tarif antara Amerika Serikat dan Eropa meningkat.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen, sehari setelah mencapai tertinggi sejak 1 Agustus.

Indeks Komposit Shanghai turun 0,55 persen dan indeks Nikkei Jepang kehilangan 0,7 persen.

Di Wall Street, indeks S&P 500 turun 0,61 persen dan indeks Nasdaq turun 0,56 persen pada Selasa.

Indeks MSCI untuk pasar saham dunia turun sedikit dari level tertinggi enam bulan pada hari Selasa, tetapi masih naik sekitar 19 persen dari level terendah dua tahun yang ditandai pada bulan Desember.

Meskipun perkiraan laporan pendapatan kembali menjadi fokus baru-baru ini, pasar saham didukung oleh harapan kesepakatan perdagangan antara Washington dan Beijing serta optimisme bahwa ekonomi China mungkin akan keluar dari posisi terbawahnya ketika dukungan kebijakan mulai muncul.

Pandangan itu diperkuat pada hari Selasa ketika IMF memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini, mengatakan ekonomi global melambat lebih dari yang diharapkan dan bahwa penurunan tajam dapat mengharuskan para pemimpin dunia untuk mengoordinasikan langkah-langkah stimulus.

Related posts