Pasar Saham Asia Koreksi Sementara Jauhi Level Tinggi

Pasar Saham Asia tergelincir pada awal perdagangan Senin karena investor menempatkan posisi pada pelonggaran kebijakan yang kurang agresif di Amerika Serikat. Sementara lira Turki bertahan di dekat posisi terendah dua minggu setelah presiden negara itu memberhentikan gubernur bank sentralnya pada akhir pekan.

Ekuitas global umumnya telah didukung oleh harapan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada atau mendekati rekor terendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun harapan-harapan itu dirusak oleh laporan tenaga kerja AS yang menunjukkan nonfarm payrolls melonjak 224.000 pada Juni, melebihi perkiraan pasar 160.000, sebagai tanda ekonomi terbesar dunia masih memanas.

Saham Asia pagi ini sepertinya masih mengikuti Wall Street, yang jatuh dari rekor tertinggi pada hari Jumat.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang tergelincir 0,3%, dengan KOSPI Korea Selatan turun 1% dan saham Australia turun 0,4%. Indeks Nikkei Jepang sementara turun 0,6%.

Jumlah gaji bulan Juni memupuskan harapan bagi para pelaku pasar yang mencari pemangkasan suku bunga FED 50 basis poin pada pertemuan FOMC mendatang.

Angka ini menunjukkan bahwa ekonomi AS masih memiliki pijakan yang kuat.

Related posts