Header Ads

Pasar Saham Asia Sentuh Level Puncak Tujuh Bulan

Pasar Saham Asia naik tipis ke level tertinggi tujuh bulan pada hari Senin seiring investor mengikuti rebound di pasar saham AS dan China mengisyaratkan akan ada lebih banyak stimulus, meskipun ada beberapa kehati-hatian menjelang musim pendapatan (earning season) di AS.

Dalam sebuah dokumen yang diterbitkan di situs web pemerintah China pusat pada Minggu malam, Beijing mengatakan akan meningkatkan kebijakan pemangkasan target rasio cadangan yang disyaratkan kepada bank untuk mendorong pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah.

Saham Blue chips China naik 1,4 persen ke area baru sejak Maret tahun lalu. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diikuti dengan naik 0,4 persen ke level tertinggi sejak Agustus.

Indeks Nikkei Jepang juga mencapai level tertinggi tahun ini dan terahkir naik hingga 0,1 persen. Kontrak Futures E-Mini S&P 500 baru menunjukkan sedikit pergerakan.

Di Wall Street, indeks acuan S&P 500 ditutup lebih tinggi untuk hari perdagangan ketujuh berturut-turut pekan lalu, kemenangan beruntun terpanjang sejak Oktober 2017. Namun, ini tampaknya akan menjadi sebuah ujian karena bank-bank besar AS akan memulai laporan pendapatan perusahaan (corporate earning).

JPMorgan Chase & Co dan Wells Fargo & Co akan merilis laporannya pada hari Jumat minggu ini.

Risalah pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve (FOMC) akan keluar pada hari Rabu.

Related posts