Header Ads

Pasar Saham Kehilangan Momentum Jelang Data AS

Rally pasar saham dua hari mulai kehilangan momentum pada hari Kamis, dan investor terus menjual mata uang berisiko, karena negosiasi stimulus terlalu berlarut-larut di Washington dan investor cemas atas kemungkinan lonjakan klaim pengangguran AS.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang berfluktuasi di kedua sisi flat. Indeks Nikkei Jepang merosot 4% dan saham berjangka AS jatuh 1%.

Dolar naik sekitar 1% terhadap dolar Australia dan Selandia Baru dan yen naik 0,4% terhadap dolar karena investor mencari perlindungan.

Pasar masih diwarnai kekhawatiran dan ketidakpastian. Ada banyak risiko dalam beberapa minggu ke depan.

Yang pertama di antaranya adalah klaim pengangguran awal di Amerika Serikat yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 19.30 WIB, dengan perkiraan dalam jajak pendapat Reuters berkisar antara 250.000 klaim hingga 4 juta.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell juga akan tampil di televisi NBC sekitar pukul 18.00 WIB.

Komitmen FED untuk membeli obligasi tanpa batas telah meredakan beberapa tekanan finansial yang dipicu oleh virus minggu ini. Tetapi Powell juga kemungkinan ditanya tentang ekonomi riil, dan perbedaan yang jelas antara pejabat kesehatan dan Presiden Donald Trump mengenai seberapa cepat negara dapat kembali bekerja.

Related posts