PDB Korea Selatan Mengalami Kontraksi Terburuk

Ekonomi Korea Selatan secara tak terduga mengalami kontraksi pada kuartal pertama setelah lonjakan pertumbuhan dalam tiga bulan sebelumnya, menurut perkiraan awal, mengurangi harapan bagi pemerintah untuk mencapai target tahunannya, ketika perusahaan memangkas investasi dan ekspor merosot sebagai respons terhadap ketegangan perdagangan Sino-A.S. dan pendinginan permintaan Tiongkok.

Dimana produk domestik bruto turun 0.3 persen pada kuartal dari yang sebelumnya, yang merupakan kontraksi terburuk sejak penurunan 3.3 persen pada akhir 2008 dan meluncur dari pertumbuhan 1 persen pada Oktober-Desember.

Kontraksi mengejutkan mendorong spekulasi pasar uang bahwa bank sentral kemungkinan akan segera mengubah kebijakan, beralih ke sikap pelonggaran, dan mungkin memangkas suku bunga untuk melawan memudarnya kepercayaan bisnis dan meningkatnya risiko eksternal.

Penurunan yang lebih buruk dari perkiraan di sektor chip memori menghantam investasi modal kuartal pertama, sementara penurunan ekspor mengimbangi kenaikan dari konsumsi swasta.

Related posts