Header Ads

Pembukaan Pasar Saham Asia Tetap Stabil, Virus Corona Menjadi Pantauan

Pasar saham Asia masih stabil pada hari Rabu pagi karena investor saham memantau dampak penyebaran virus baru Corona dari China dan mempertimbangkan kemungkinan konsekuensi dari pandemi global.

Ketakutan akan penularan, terutama ketika jutaan orang melakukan perjalanan untuk perayaan Tahun Baru Imlek, memukul saham dari level tertinggi pada hari Selasa karena investor beralih menuju aset yang lebih aman.

Wabah ini telah menghidupkan kembali ingatan epidemi Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) pada 2002-03, wabah koronavirus yang menewaskan hampir 800 orang dan melukai bisnis travel dunia.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang menghabiskan perdagangan pagi ini di sideways flat.

Indeks Nikkei Jepang dibuka 0,1% lebih rendah, sebelum stabil untuk perdagangan datar, seperti halnya indeks Kospi Korea dan ASX 200 Australia naik 0,3% lebih tinggi, sementara safe havens emas dan obligasi pemerintah 10 tahun AS mendapatkan beberapa keuntungan (kenaikan).

Related posts