Header Ads

Pemegang Saham Anadarko Setuju Untuk Menjual Kepada Occidental

Para pemegang saham di Anadarko Petroleum Corp telah memberikan suara dominan untuk menjual perusahaan tersebut kepada pihak pesaing mereka Occidental Petroleum Corp senilai $38 milliar, untuk mengakhiri kompetisi yang membuat keduanya bersaing sebagai perusahaan terkemuka di industri minyak AS di level menengah.

Pada bulan Mei lalu Occidental berhasil mengalahkan Chevron untuk mendapatkan situs ladang minyak milik Anadarko seluas hampir seperempat juta hektar di Permian Basin yang merupakan ladang shale oil utama di AS, yang merupakan lokasi produksi shale oil berbiaya rendah sehingga membantu mengubah AS menjadi negara produsen minyak teratas dengan tingkat produksi mencapai 12 juta barrel per hari.

Para pemegang saham Anadarko memberikan suara 99% mendukung kesepakatan yang memberi mereka $72.34 per saham berdasarkan harga penutupan Rabu untuk Occidental. Para investor juga memberikan suara sebanyak 71 suara yang menyatakan bahwa ketentuan tersebut tidak mengikat terhadap pembayaran para eksekutif terkait kesepakatan jual beli.

Sesaat setelah pemungutan suara, pihak Occidental mengatakan bahwa mereka telah berhasil menutup transaksi pembelian tersebut dan telah menunjuk eksekutif baru untuk menjalankan Western Midstream Partners LP, unit bisnis pipa gas alam milik Anadarko.

Kepala Eksekutif Occidental Vicki Hollub dalam sebuah pernyataannya, mengatakan bahwa pihaknya telah memulai pekerjaannya untuk mengintegrasikan dua perusahaan mereka serta membuka nilai penting dari kombinasi ini untuk para pemegang sahamnya.

Nilai saham Anadarko mencatat kenaikan 56% dari perdagangan hari sebelumnya setelah mereka mengungkapkan pembicaraan mengenai merger tersebut, sementara saham Occidental justru mengalami penurunan sebesar 30% sesaat setelah mengungkap pembahasan tersebut. Respons pasar yang suram telah mengurangi antusiasme untuk bertransaksi.

Pada pekan ini pihak Occidental telah menjual sebesar $13 milliar dalam bentuk obligasi, guna membantu mendanai pembelian Anadarko dan telah mengusulkan penjualan aset Anadarko di Afrika kepada perusahaan minyak asal Perancis, Total SA.

Pada pekan lalu pihak Occidental telah melaporkan penurunan laba kuartal kedua sebesar 14%, akibat dari biaya yang terkait dengan kesepakatan dan pendapatan dari produk kimia mereka yang lebih lemah hingga menyentuh level terendahnya.(WD)

Related posts