Header Ads

Perkiraan IMF Memberikan Tekanan Bagi Bursa Eropa

Bursa saham Eropa dibuka sedikit lebih rendah pada sesi perdagangan hari ini, karena investor mencerna laporan perkiraan ekonomi terbaru yang dirilis oleh International Monetary Fund.

Indeks Pan-European Stoxx 600 turun 0.5% di sesi awal perdagangan, dengan saham sektor travel mengalami penurunan 1.3% dan memimpin kerugian menyusul semua sektor dan bursa utama memasuki wilayah negatifnya.

Saat ini pasar global tengah mencerna perkiraan terbaru dari IMF terhadap laju ekonomi global dan peringatan terkait kenaikan tingkat hutang, setelah pada hari Rabu kemarin IMF telah merilis pandangan terbaru dimana mereka memperkirakan terjadinya kontraksi ekonomi hingga 4.9% dalam gross domestic product global di tahun 2020 ini, atau lebih rendah dari penurunan 3% yang diperkirakan pada bulan April lalu.

IMF telah menurunkan perkiraan GDP untuk tahun 2021 mendatang, dengan perkiraan tingkat pertumbuhan di angka 5.4%, atau turun dari perkiraan 5.8% yang dibuat pada bulan April.

Lembaga tersebut juga mengatakan bahwa revisi turun akibat dari langkah-langkah social distancing yang kemungkinan masih akan tetap ada selama paruh kedua tahun ini, dengan tingkat produktivitas dan rantai pasokan yang masih mengalami pukulan.

Saham-saham di Asia Pasifik tergelincir pada perdagangan Kamis sore dan bursa berjangka AS menunjukkan pembukaan yang lebih rendah di Wall Street karena melonjaknya kasus virus coronavirus di negara-negara AS tertentu.

Negara bagian California dan Florida melaporkan lonjakan harian terbesar mereka dalam kasus baru infeksi virus corona, sementara Houston melaporkan bahwa kapasitas ruang perawatan intensif telah mendekati batas kuota tertingginya.

Sedangkan New York, New Jersey dan Connecticut juga memerintahkan pengunjung dari negara bagian tertentu untuk menjalani masa karantina selama 14 hari sebelum memasuki wilayah negara bagian tersebut.

Para petang nanti para investor Eropa menantikan risalah ECB Monetary Policy Meeting yang akan menyampaikan secara lebih detail dari pertemuan kebijakan ECB pada bulan ini, untuk melihat sejauh mana langkah bank sentral dalam memacu laju ekonomi di kawasan tersebut.(WD)

Related posts