Header Ads

Pertumbuhan Manufaktur Cina Diperkirakan Melambat Di Bulan Juli

Melambatnya laju permintaan dari pasar luar negeri terhadap hasil industri manufaktur Cina, berakibat terhadap kemungkinan terhambatnya pertumbuhan sektor pabrik di negeri Tirai Bambu tersebut untuk bulan Juli, menyusul sentimen negatif yang medera akibat memburuknya sengketa perdagangan mereka dengan AS. Meskipun laju perlambatan nampaknya masih tipis, seiring margin laba yang sehat serta dukungan dari harga komoditas yang kuat dan upaya untuk membatasi kelebihan kapasitas produksi, yang memberikan cerminan bahwa perusahaan tetap ingin menjaga laju aktivitas pabriknya.

Perkiraan median dari 28 ekonom dalam jajak pendapat Reuters menyebutkan bahwa Purchasing Manager Index(PMI) untuk sektor manufaktur diperkirakan turun menjadi 51.3 di bulan Juli dari 51.5 pada bulan sebelumnya. Namun demikian indeks diatas level 50 masih menandakan ekspansi yang cukup stabil. Akan tetapi meningkatnya friksi perdagangan antara Cina dan AS, kemungkinan akan menjadi hambatan kuat bagi ekspansi sektor manufaktur dalam memberikan bukti bagi laju pertumbuhan ekonomi Cina. Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pertumbuhan ekonomi Cina mengalami sedikit perlambatan menjadi 6.7% di kuartal kedua, namun secara keseluruhan masih diatas target pertumbuhan resmi tahun ini di angka 6.5%.

Sejauh ini sektor industri terpantau masih mampu bertahan, dengan kenaikan laba sebesar 20% pada bulan Mei lalu, menyusul laju inflasi harga sektor pabrikan yang kuat. pemerintah Beijing dalam hal ini masih tetap berupata dengan langkah-langkah untuk memberikan dukungan bagi pertumbuhan, dikarenakan perlambatan yang lebih tajam berpotensi memicu tekanan terhadap pertumbuhan lapangan kerja, yang mana ini menjadi kekhawatiran utama bagi para pejabat pemerintah.

Lisheng Wang, ekonom di Nomura di Hong Kong, mengatakan bahwa rangkaian stimulus fiskal harus lebih terkendali dibandingkan sebelumnya, mengingat leverage makro yang sudah berada di level tingi serta kuatnya harga properti. Secara terpisah sebuah survei mengenai ekspansi pabrik Cina diperkirakan mencapai ke level terendahnya dalam 8 bulan terakhir di bulan Juli. (WD)

Related posts