Pfizer Inc Setuju Untuk Membeli Array Biopharma Inc

Produsen obat terbesar AS, Pfizer Inc mengatakan bahwa pihaknya akan membeli Array Biopharma Inc senilai $10.64 milliar dalam bentuk tunai, dengan harapan akan mampu membantu mereka menjadi pemimpin dalam produksi obat untuk kanker usus besar dan sekaligus untuk membangun jaringan bagi obat-obatan onkologi.

Pihak Pfizer telah menyetujui untuk membayar premi dengan nilai yang cukup besar hingga 62% kepada Array, yang menjual kombinasi pengobatan Braftovi dan Mektovi untuk penyakit melanoma. Pihak eksekutif Pfizer mengatakan bahwa mereka telah mulai aktif menghubungi pihak Array sejak bulan lalu, setelah mereka merilis data klinis positif yang menunjukkan bahwa Braftovi dan Mektovi mampu membantu mengurangi risiko kematian akibat kanker kolorektal hingga 48% dibandingkan dengan standar perawatan yang sudah ada terhadap penderita penyakit tersebut.

Mikael Dolsten selaku kepala penelitian Pfizer mengatakan bahwa data tersebut merupakan suatu publikasi terhadap suatu penyakit yang paling suram, dengan demikian akan ada banyak peluang untuk melakukan kombinasi dan membangun landasan sains secara menyeluruh seputar kanker kolorektal, seraya menambahkan bahwa dirinya percaya bahwa produk obat-obatan dari Array pada akhirnya dapat mengatasi kanker usus besar lebih awal dalam proses penyembuhan suatu penyakit.

Pfizer membayar $48 per saham untuk Array, yang ditutup 57% lebih tinggi di sesi penutupan perdagangannya, sementara saham Pfizer naik hampir 0.3%. Kesepakatan ini merupakan pembelian besar pertama dari Pfizer di bawah kepemimpinan Albert Bourla sebagai Chef Executive yang memimpin sejak Januari lalu. Ini menjadi akuisis terbesarnya sejak mereka membeli Medivation di tahun 2016 dengan nilai pembelian $14 milliar.

Pertumbuhan Pfizer telah mengalami perlambatan dalam beberapa tahun terakhir dan Bourla telah menyerukan rencana “15 in 5” dari perusahaan untuk meluncurkan 15 perawatan eksperimental, dengan potensi nilai penjualan setidaknya sebesar $1 milliar. Untuk itu mereka berharap dapat menyelesaikan kesepakatan tersebut di paruh kedua tahun 2019 mendatang.

Dengan demikian diharapkan kesepakatan ini akan menambah pendapatan mulai tahun 2022 mendatang dan akan mengurangi laba per saham yang disesuaikan sebesar antara 4 hingga 5 sen di tahun ini. Pihak Pfizer menggandeng Guggenheim Securities dan Morgan Stanley, sementara Array bekerja sama dengan Centerview Partners, guna membantu menyelesaikan kesepakatan tersebut.(WD)

Related posts