Reuters : Ekonomi Korea Selatan Q1 Kemungkinan Melambat

Pertumbuhan ekonomi Korea Selatan kuartal pertama kemungkinan melambat ke laju terlemah dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkannya pada hari Selasa, hal ini dikarenakan ekspor tersendat dan kegiatan investasi mendingin di tengah-tengah gesekan perdagangan AS-China.

Dimana perekonomian terbesar keempat di Asia tersebut diperkirakan akan tumbuh 0.3 persen pada kuartal Januari-Maret dari tiga bulan sebelumnya, menurut jajak pendapat Reuters, yang terlemah sejak ekonomi berkontraksi 0.2 persen pada kuartal terakhir 2017 dan melambat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 1 persen.

Dari tahun sebelumnya, ekonomi mungkin tumbuh 2.5 persen di kuartal pertama, menurut perkiraan median dari 17 ekonom, juga melambat dari pertumbuhan 3.1 persen di kuartal keempat.

Ekspor mengalami kontraksi untuk bulan keempat pada bulan Maret, memberikan tekanan pada pihak berwenang untuk menawarkan stimulus atau beralih ke sikap pelonggaran untuk menangkal meningkatnya risiko eksternal.

“Penurunan lebih dari 8 persen dalam ekspor pada kuartal pertama dari tahun lalu mungkin lebih buruk di antara negara-negara Asia. Tidak diragukan lagi, itu seharusnya menyebabkan penurunan pertumbuhan PDB,” kata Rob Carnell, seorang ekonom di ING, merujuk pada 8.2 persen penurunan pengiriman Januari-Maret dari tahun sebelumnya.

Related posts