Header Ads

Saham Asia Berpeluang Turun, FED Berikan Proyeksi Suram

Saham Asia bersiap untuk mengalami penurunan pada hari Kamis setelah proyeksi ekonomi suram dari Federal Reserve AS mengirim greenback (dolar AS) dan sebagian besar saham Wall Street bergerak lebih rendah.

Pejabat Fed pada pertemuan kebijakan mereka pada hari Rabu mengatakan produk domestik bruto AS diperkirakan akan menurun 6,5% tahun ini. Mereka juga menandai perlunya mempertahankan suku bunga utama mendekati nol hingga setidaknya 2022.

“The Fed pada dasarnya mengatakan mereka akan menjaga sistem tetap likuid dan pada tingkat makro tidak ada ruang untuk kegagalan tetapi pada tingkat mikro akan ada beberapa bisnis yang tidak akan bertahan,” kata Jamie Cox, Managing Partner di Harris Financial Group.

Indeks Futures S & P / ASX 200 Australia turun 1,08%, sementara Indeks NiNikkei 225 berjangka Jepang turun 1,2%. Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong turun 0,31%.

Indeks S & P 500 dan indeks acuan Dow Jones bergerak fluktuasi di antara keuntungan dan kerugian setelah pernyataan Fed, yang merupakan proyeksi pertama dari bank sentral AS pada ekonomi sejak wabah koronavirus.

Di Wall Street, Indeks Dow Jones turun 1,04%, indeks S&P 500 kehilangan 0,53%, sedangkan indeks komposit Nasdaq naik 0,67%.

Related posts