Header Ads

Saham Asia Berpotensi Naik Setelah Pidato Powell Pekan Lalu

Saham Asia bersiap untuk bergerak naik setelah Federal Reserve menegaskan kembali langkah pengetatan kebijakan yang lambat dan bertahap. Indikasi ini membantu mendorong pasar saham AS ke level tertinggi baru sepanjang waktu. Dolar dan yields obligasi AS menurun pada hari Jumat lalu setelah Ketua Fed Jerome Powell mengisyaratkan bank sentral tidak akan mempercepat laju pengetatannya.

Sedangkan kenaikan yuan China masih tertahan dipicu oleh langkah dari bank sentral China untuk memberikan lebih banyak kendali atas nilai tukarnya. Langkah Bank Rakyat China (PBOC) memungkinkan bank untuk melanjutkan penggunaan faktor “kontra-siklikal” ketika menghitung tingkat referensi harian yuan, menahan pengaruh kekuatan pasar yang telah mendorong mata uang lebih rendah terhadap dolar.

Perdagangan berjangka dari akhir Jumat menunjukkan kenaikan untuk saham di Hong Kong, China dan Jepang, sementara perdagangan berjangka di Australia datar.

Pasar saham global semakin tinggi meskipun pembicaraan perdagangan di Washington antara dua ekonomi terbesar dunia hanya menghasilkan sedikit kemajuan menuju resolusi.

Sementara itu, investor telah sepenuhnya memasukkan faktor kenaikan suku bunga bulan depan dan melihat probabilitas di atas 60 persen dari langkah lain oleh pertemuan Fed pada bulan Desember.

Related posts