Saham Asia Naik Mengabaikan Eskalasi Ketegangan Trade War

Pasar saham Asia naik pada hari Rabu menyusul kenaikan semalam di Wall Street karena investor mengabaikan eskalasi ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Menanggapi tarif yang diumumkan oleh Pemerintah Trump, China mengatakan akan membalas dengan memberlakukan tarif barang senilai US $60 miliar, efektif 24 September.

Indeks Hong Kong Hang Seng naik 1.1 persen dan Shanghai Composite naik 1 persen menyusul lonjakan 1.8 persen hari sebelumnya. Saham Australia bertambah 0.45 persen, Kospi Korea Selatan merosot 0.2 persen dan Nikkei Jepang naik 1.5 persen. Saham pertambangan adalah salah satu yang memimpin kenaikan, mencerminkan harga bijih tembaga dan bijih besi yang lebih tinggi.

Sementara saham Wall Street membukukan reli berbasis luas pada hari Selasa di tengah munculnya pandangan bahwa dampak sengketa perdagangan AS-Cina terhadap pertumbuhan dunia mungkin tidak separah yang dikhawatirkan sebelumnya.

Related posts