Header Ads

Saham Lenovo Mencatat Penurunan Hingga 23% Di Sesi Perdagangan Asia

Nilai saham dari produsen komputer Lenovo turun hingga lebih dari 15% di sesi perdagangan hari ini, seiring mayoritas saham perusahaan teknologi tengah berjuang untuk mengimbangi aksi profit taking selama jam perdagangan Asia. Saham dari produsen laptop dan komputer yang bermarkas di Hong Kong dan menjalankan pusat operasional dan penelitiannya di Cina daratan, turun hingga 15.1% di akhir sesi perdagangan Asia.

Dengan demikian sejak pembukaan perdagangan bursa Hong Kong pagi tadi, Lenovo telah membukukan penurunan hampir 23%. Penurunan ini diakibatkan oleh adanya laporan dari Bloomberg BusinessWeek yang mengatakan bahwa peralatan pusat data yang dijalankan oleh Amazon Web Services dan Apple kemungkinan telah diawasi oleh pemerintah Cina melalui mini microchip yang dimasukkan kedalam produk Lenovo sejak masih dalam proses manufaktur.

Dalam laporannya Bloomberg mengatakan bahwa microchip tersebut digunakan untuk mengumpulkan kekayaan itelektual dan rahasia dagang dari perusahaan-perusahaan AS dan kemungkinan akan diperkenalkan oleh perusahaan server Cina yang disebut Super Micro, sebuah perusahaan yang merakit mesin yang biasa digunakan oleh perusahaan besar sebagai pusat data.

Pihak Apple, Amazon Web Services dan Super Micro telah membantah laporan tersebut, namun saham dari produsen iPhone tersebut turun hingga 1.75% sementara saham Amazon anjlok hingga 2.21% di sesi perdagangan Kamis kemarin waktu AS.

Dalam sebuah pernyataanya kepada CNBC, pihak Lenovo mengatakan bahwa Super Micro bukanlah perusahaan pemasok untuk Lenovo dalam kapasitas apapun, dan sebagai perusahaan bertaraf global, Lenovo akan mengambil langkah-langkah ekstensif untuk melindungi berlanjutnya integritas dari jaringan pemasok peralatan untuk mereka.(WD)

Related posts