Header Ads

Saham Nintendo Melonjak Pasca Menjalin Kerjasasama Dengan Tencent

Saham dari produsen konsol game terbesar asal Jepang, Nintendo melonjak lebih dari 16% di sesi perdagangan hari ini dan berhasil mencapai level tertingginya sejak 18 Oktober 2018, setelah perusahaan internet Cina, Tencent berhasil memenangkan persetujuan untuk mulai menjual produk Nintendo Switch Console di pasar Cina.

Pihak regulator di provinsi Guangdong Cina Selatan, telah memberikan persetujuannya untuk menyetujui Nintendo Switch dan produk game “New Super Mario Bros. U Deluxe” yang akan dirilis di pasar video game di Cina. Sebelumnya para investor telah meminta pihak Nintendo untuk masuk ke pasar game terbesar di dunia dan kerjasama dengan pihak Tencent dinilai akan menjadi langkah yang akan mendapat sambutan yang baik.

Namun demikian salah seorang analis di Niko Partners, Daniel Ahmad memberikan peringatan bahwa pasar tidak boleh terlalu bersemangat karena pihak Nintendo dan Tencent masih membutuhkan persetujuan dari lebih banyak regulator di negara tersebut. Lebih lanjut Ahmad mengatakan bahwa hal ini masih sangat awal dalam prosesnya, dan oleh karena itu pihaknya berharap akan ada waktu sebelum konsol game tersebut di rilis di Cina, dan untuk itu pihak Nintendo dan Tencent juga perlu mengirimkan setiap game untuk mendapatkan persetujuan di Cina, sekaligus memastikan game tersebut mematuhi peraturan konten dari pemerintah Cina.

Hal tersebut juga menjadi sebuah proses yang panjang dan berarti akan membutuhkan waktu sebelum Nintendo dapat membangun komunitas game resmi di Cina. Konsumen game di Cina biasanya lebih menyukai game di komputer dan mobile game dibandingkan dalam bentuk konsol.

Sementara itu pihak Microsoft dan Sony belum membangun bisnis konsol game besar di Cina dengan produk Xbox dan PlayStation, sehingga Nintendo dapat memiliki peluang yang lebih baik karena portfolio produk game mereka serta konsol Nintendo Switch yang lebih portabel.

CEO konsultan industri game Kantan Games, Serkan Toto menilai bahwa Nintendo telah berhasil menghadirkan porfolio game yang sangat berbeda dari Sony dan Microsoft, seiring konsol Nintendo Switch merupakan perangkat portabel yang sangat cocok dengan kecenderungan pengguna game di Cina untuk bermain game saat bepergian.

Sebagai perusahaan game terbesar di Cina, Tencent bisa menjadi mitra yang kuat, yang mana raksasa teknologi Cina ini bertanggungjawab terhadap sejumlah game ponsel terbesar di Cina seperti “Arena of Valor”. Dengan demikian para investor berharap bahwa pihak NIntendo dapat bekerja sama dengan Tencent untuk menentukan strategi mobile di pasar Cina.

Saham perusahaan game Jepang telah diperdagangkan dalam kecenderungan flat baru-baru ini, setelah mereka memangkas prospek penjualan untuk produk Nintendo Switch di bulan Februari lalu dan telah masuk dalam daftar platform pencarian game, Google Stadia.(WD)

Related posts