Saham Teknologi Terdampak Perang Perdagangan

Penurunan Pasar Saham di Asia TerhentiPasar saham global memperpanjang aksi jual pada Selasa (26/06) karena perselisihan perdagangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan ekonomi utama lainnya. Sehingga investor berusaha menjauh dari aset berisiko, mengangkat safe haven Treasury AS dan menjaga nilai dolar.

Pasar di China – sebagai pusat ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat – terkena dampak yang hebat. Pasar ekuitas Asia mengikuti gerak Wall Street yang jatuh semalam, dengan S & P 500 dan Nasdaq menderita kerugian tajam dalam lebih dari dua bulan.

Saham teknologi AS sangat terpukul keras. Pembuat chip yang memperoleh sebagian besar pendapatannya dari China, mendapat hantaman berat pada sesi perdagangan kemarin. Hal ini menyusul laporan bahwa Departemen Keuangan AS sedang menyusun pembatasan yang akan memblokir perusahaan dengan setidaknya 25 persen kepemilikan China untuk membeli perusahaan teknologi AS.

Selain ketegangan perdagangan dengan Cina, Amerika Serikat juga meningkatkan ketegangan perdagangan dengan Uni Eropa dengan mengancam untuk mengenakan tarif pada mobil yang diimpor dari Uni Eropa.

Namun ada hal positif dari retorika perdagangan di Amerika Serikat yaitu sektor tenaga kerja penuh mulai berdampak pada ekonomi dengan melemahnya sentimen investor dan pembatasan pengeluaran modal oleh perusahaan-perusahaan.

Dampak lainnya, ini akan menjadi faktor bearish berkepanjangan bagi pasar keuangan.

Related posts