Samsung Electronics Diperkirakan Akan Mencatat Lonjakan Laba Di Kuartal Ketiga

Perusahaan produsen chip terbesar asal Korea Selatan, Samsung Electronics Co Ltd dijadwalkan akan melaporkan hasil awal laba pendapatan selama kuartal ketiga seiring dukungan dari kinerja unit produksi chip mereka yang berhasil meningkatkan hasil produksinya. Namun demikian selama periode kuartal Juli hingga September lalu, diperkirakan menjadi periode puncak pendapatan mereka di tahun ini seiring semakin ketatnya siklus suplai dan berakhirnya lonjakan permintaan, menyusul penurunan tajam dari harga sejumlah jenis chip produksi mereka.

Dalam sebuah jajak pendapat dari 15 analis, Samsung diperkirakan akan melaporkan lonjakan laba sebesar 18% menjadi 17.2 triliun Won ($15.5 milliar. Perkiraan ini berpotensi mengalahkan pertumbuhan laba operasional mereka sebesar 6% pada kuartal sebelumnya, saat produk smartphone mereka Galaxy S9 mencatat hasil penjualan yang meleset dari target sebelumnya, serta ditambah lagi dengan persaingan dari produk smartphone asal Cina yang lebih murah, sehingga mampu memangkas margin dalam bisnis mobile.

Lonjakan harga chip DRAM, merupakan produk memori chip utama mereka. Akan tetapi untuk harga chip jenis NAND, yang digunakan untuk penyimpanan data panjang, mencatat kenaikan lebih dari separuh harga sebelumnya menyusul meningkatnya laju permintaan terhadap chip jenis tersebut. Salah seorang analis di eBest Investment & Securities, Eo Kyu-Jin menilai bahwa memasuki kuartal keempat ini, diperkirakan bahwa harga chip jenis DRAM akan mengalami penurunan hingga sekitar 10%, sehingga hal ini kemungkinan akan merugikan margin operasional Samsung.

Untuk unit display Samsung diperkirakan akan mencatat laba operasional kuartalan sekitar 812 milliar Won ($730 juta), atau turun 19% dari periode yang sama di tahun sebelumnya namun mencatat kenaikan lebih dari lima kali lipat dibanding kuartal sebelumnya.

Related posts