Header Ads

Sektor Konstruksi Korea Selatan Terdampak Kebijakan Moon

Musim dingin di Korea Selatan merupakan off-season dalam sektor konstruksi. Padahal sektor ini yang menyediakan hampir seperlima dari output ekonomi di negara ekonomi terbesar keempat Asia. Namun tahun ini, bisa menjadi yang terparah sebab ada kekhawatiran perlambatan musiman akan bertahan lebih lama.

Investasi dalam industri turun 8,6 persen yang disesuaikan secara musiman pada kuartal ketiga tahun ini, menempatkannya di jalur penurunan terdalam sejak krisis keuangan Asia pada 1990-an.

Para ekonom mengatakan investasi akan menyusut lebih lanjut karena pemerintahan Presiden Moon Jae-in memangkas belanja infrastruktur dan menggeser sumber daya untuk membangun jaring pengaman sosial yang lebih kuat.

Tetapi beberapa kritikus berpendapat bahwa pergeseran mendorong para pekerja membutuhkan jaring pengaman.

Sejak menjabat lebih dari setahun yang lalu, Moon telah memperkenalkan serangkaian langkah kontroversial untuk membentuk kembali ekonomi dan menyampaikan apa yang dia katakan sebagai pertumbuhan “berkualitas” yang dibagi lebih luas dan tidak berdasarkan spekulasi.

Namun, beberapa reformasi kunci menjadi bumerang. Kenaikan rekor upah minimum telah merugikan bisnis kecil dan dipersalahkan karena pasar tenaga kerja terlemah dalam sembilan tahun. Peraturan perumahan yang lebih ketat juga memperlambat transaksi dan menjaga pendapatan tetap rendah dari sektor properti.

Para ekonom mengatakan pemotongan 14 persen untuk anggaran investasi negara tahun ini juga bisa mulai merugikan pekerja berpenghasilan rendah di sektor konstruksi.

Pertumbuhan pekerjaan dalam konstruksi turun menjadi 2,3 persen pada Januari-Oktober dari 6,4 persen selama tahun lalu. Sebagian besar ekonom memperkirakan akan berubah negatif tahun depan, ketika pipeline proyek mengering dan investasi negara ditetapkan untuk penurunan 2,3 persen lagi.

Related posts