Sektor Ritel Eropa Di Ambang Keruntuhan Akibat Maraknya Online Shop

Maraknya situs belanja online telah membawa dampak kepada sektor ritel di Eropa, menyusul perusahaan-perusahaan ritel di kawasan Eropa, mulai dari Inggris hingga Jerman, berniat untuk memangkas ribuan pekerja mereka karena penurunan tajam di laju penjualan sejumlah toko dan gerai ritel konvensional.

Harian Mail di Inggris melaporkan bahwa toko grosir ritel terbesar di Inggris, Tesco akan memangkas pekerjanya hingga berjumlah 15 ribu orang, sekaligus berencana akan menutup gerai daging, ikan dan makanan mereka. Pemangkasan yang dilakukan oleh Tesco ini kemungkinan besar akan mempengaruhi operasional dari sebagian besar toko-toko ritel, namun pihak Tesco nampaknya menolak untuk mengomentari batasan pemangkasan yang diuraikan oleh harian Mail on Sunday tersebut.

Sementara Galeria Kaufhof, yang memiliki jaringan department store di sejumlah kota besar di Jerman termasuk Berlin dan Munich, dikabarkan akan memangkas sekitar 2,600 posisi pekerjaannya dan perusahaan induk mereka, Karstadt Warenhaus mengatakan bahwa Galeria Kaufhof membutuhkan restrukturisasi komprehensif untuk memangkas sejumlah biaya.

Pada saat yang bersamaan jaringan ritel mode Jerman, Gerry Weber International AG telah memulai proses kepailitan mereka. Perusahaan yang mengoperasikan lebih dari 1,200 gerai toko di 60 negara, telah melaporkan kerugian sebelum bunga dan pajak mereka dalam periode setahun penuh dalam hampir tiga dekade terakhirnya

Kesemuanya tergabung dalam daftar perusahaan ritel di Eropa yang tumbang di tengah persaingan online shop yang semakin ketat. Pergeseran dari konvensional ke online, telah memperlambat laju pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa. Di Inggris sendiri telah muncul kekhawatiran mengenai masa depan para perusahaan ritel seperti Debenhams PLC, yang tengah dalam pembicaraan dengan lembaga pemberi pinjaman karena telah dihadapkan kepada hutang sebesar £300 juta yang akan jatuh tempo di tahun depan.

Sektor perbelanjaan di Inggris telah dihancurkan oleh serangkaian keruntuhan yang menimpa perusahaan ritel, termasuk jaringan ritel toko kue Patisserie Valerie, yang telah kehilangan pembelinya. Sedangkan para politisi lokal di Jerman telah mengeluarkan peringatan bahwa sejumlah kota dengan jaringan ritel besar akan terancam mengalami kebangkrutan jika serangan terhadap bisnis ritel konvensional terus berlanjut.(WD)

Related posts