SoftBank Berharap Mampu Mendapat Keuntungan Dari Penjualan Saham Alibaba

Perusahaan telekomunikasi dan media Jepang yang bergerak dalam penyediaan beberapa jasa seperti Internet pita lebar, telekomunikasi seluler, dan keuangan, Softbank Group Corp mengatakan bahwa pihaknya berharap dapat membukukan laba sebelum dikenakan pajak hingga sekitar 1.2 triliun Yen ($11.12 milliar), dari hasil penjualan saham di Alibaba Group Holding Ltd.

Penjualan ini dimulai sejak 2016 lalu, saat pihak SoftBank menjual sebagian saham Alibaba, melalui mekainisme pasar derivatif untuk mendanai akuisisi desainer chip asal Inggris, ARM. Saat ini SoftBank memiliki sekitar 26% saham di Alibaba dengan nilai mencapai $101 milliar.

Perusahaan Jepang tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan membukukan laba di kuartal fiskal yang berakhir pada bulan Juni. Pendiri dan Kepala Eksekutif SoftBank Group, Masayoshi Son membeli ke Alibaba hanya dengan $20 juta pada tahun 2000. Seiring berjalannya waktu pertumbuhan perusahaan start-up asal Cina tersebut berubah menjadi perusahaan e-commerce terbesar di dunia, sehingga mampu memberikan keuntungan bagi investor teknologi seperti Masayoshi Son.

Selain itu SoftBank membukukan kenaikan 418 miliar yen pada saham Uber di kuartal keuangan yang berakhir Maret. Pada sesi perdagangan Senin kemarin, saham Uber ditutup 9% dibawah harga IPO mereka seharga $41 per saham. Son telah merujuk pada nilai saham Alibaba untuk menyatakan bahwa saham SoftBank Group telah berada dalam kondisi undervalued.

Menyusul akhir dari program pembelian kembali saham 600 miliar Yen dan saham tersebut telah jatuh 23% dari level tertinggi mereka yang tercatat di bulan April lalu. Menjelang pengumuman penjualan saham Alibaba, nilai saham SoftBank Group ditutup 3% lebih rendah di sesi perdagangan Asia hari ini, sehingga memberikan konglomerat tersebut nilai kapitalisasi pasar hingga sebesar 10.2 triliun Yen.

Alibaba yang terdaftar di bursa New York, tengah mempertimbangkan penjualan saham lanjutan di bursa Hong Kong, untuk mengumpulkan sebanyak $20 milliar dengan tujuan untuk meningkatkan investasi mereka.(WD)

Related posts