Header Ads

Suku Bunga Pinjaman Hipotek Di Korea Selatan Naik Ke Level Tertingginya

Tingkat suku bunga pinjaman hipotek di Korea Selatan telah mencapai tingkat tertingginya dalam lebih dari tiga tahun terakhir, seiring bank sentral menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir di bulan November lalu sehingga bank-bank lokal terfokus kepada suku bunga di sektor pinjamannya.

Korea Federation of Banks melaporkan data Cost of Funds Index (COFIX), acuan suku bunga pinjaman untuk pinjaman hipotek untuk bulan November, di kisaran 1.95% untuk pinjaman luar biasa atau mencatat kenaikan 0.02% dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan untuk pinjaman dilaporkan naik 0.03% ke 1.96% di periode yang sama. Ini menjadi tingkat tertinggi bahwa COFIX sejak September 2015 yang tercatat di kisaran 1.98% serta suku bunga pinjaman baru yang tercatat di 2.03% pada Februari 2015 silam.

Hal ini telah diperkirakan sebelumnya menyusul lembaga pemberi pinjaman komersial yang menaikkan suku bunga mereka di produk tabungan dan angsuran pasca Bank of Korea menaikkan suku bunganya di bulan lalu. Federasi Bank Korea mengatakan bahwa perubahan tingkat pasar tercermin secara perlahan di data COFIX pada pinjaman luar biasa namun laju kenaikan lebih cepat terlihat di pinjaman baru.

Dengan kenaikan suku bunga pinjaman Hipotek, pasar perumahan di Korea diharapkan sedikit mengurangi kondisi overheat-nya. Harga apartemen di Seoul telah mengalami penurunan selama lima minggu terakhir setelah pemerintah mengenalkan langkah-langkah untuk menekan pembelian properti spekulatif yang selama ini dianggap sebagai faktor utama terjadinya gejolak di pasar perumahan Korea.

Adapun langkah-langkah dari pemerintahan Seoul adalah pengetatan pinjaman hipotek kepada pemilik rumah serta upaya untuk meningkatkan pajak kepemilikan guna mendinginkan harga perumahan.(WD)

Related posts